EDfow.com – Program-program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan partisipasi warganya.

Olehnya itu dibutuhkan sentuhan ‘tangan dingin’ dari aparat pemerintah membuat masyarakat terlibat dalam mensukseskan program tersebut. Karena program ini kembalinya kepada warga yang akan merasakan langsung.

Hal itu juga yang diterapkan oleh Lurah Mappala, Kecamatan Rappocini, Agusnawati dalam membawa perubahan di wilayahnya.

Program-program produktif yang dicetuskan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto seperti Makassarta Tidak Rantasa (MTR), Lisa (lihat sampah ambil), longgar (lorong garden), bulo (badan usaha lorong) menjadi motivasi bagi Agusnawati agar warga ikut mensukseskan program ini.

Bagaimana menyadarkan masyarakat agar berpartisipasi karena menurutnya ini demi kepentingan bersama menuju Makassar dua kali tambah baik.

Hal itu dibuktikan dengan adanya perubahan pelibatan partisipasi warga di Kelurahan Mappala, Kecamatan Rappocini tepatnya di RW 4, Setapak 1, 2, 3 yang saat ini telah menjadi Lorong binaan PKK Kelurahan.

Mantan Kasie pemerintahan Kelurahan Kalukuang Kecamatan Tallo 2011-2016 ini bercerita, awalnya Lorong ini tidak terawat, karena kurangnya perhatian RT dan RW sebelumnya dalam memberikan ‘rangsangan’ ke warga. Namun Lurah Mappala Agusnawati berinisiatif mengumpulkan ketua-ketua RT dan RW.

Menurut Agusnawati, dalam pertemuan itu mereka mengatakan bahwa bagamana caranya supaya Lorongnya lebih bersih, hijau dan asri karena selama ini RW mereka kurang di perhatikan, sebelum ketua RW baru ini terpilih ketua RW sebelumnya tidak proaktif/memperhatikan wilayahnya dan warganya.

“Jadi harapan mereka bertumpuh kepada ketua RW baru. Saya usulkan/sarankan kepada RW baru suatu saat nanti saya ikutkan lomba lorong dengan melibatkan semua warga dan di koordinatori oleh ketua-ketua RT masing-masing,” tutur Lurah Mappala.

Akhirnya kata Agusnawati, pelan-pelan mereka membenahi Lorong tentu saja dengan keterlibatan ketua-ketua RT/RW dan kesadaran langsung warga.

“Mengenai dana pengecatan dan lain-lain itu dara swadaya masyarakat itu sendiri. Saya selaku aparat hanya mengarahkan,  memantau dan memotivasi warga dan setiap saat saya turun langsung bertemu dengan warga saat melakukan pembenahan dan penataan.

Intinya partisipasi/kesadaran langsung warga dalam hal pembenahan/penataan lingkungan bersih sehat dan indah sangat penting,” tutur .

Lebih lanjut kata dia perhatian dan sentuhan aparat yang tidak bisa di indahkan karena warga itu ingin di perhatikan.

* Enk

The post Rubah Pola Pikir Warga, Lurah Mappala Rubah Wajah Lorong dengan Tangan Dinginnya appeared first on EDfow.com.

Bagikan:

Komentar Anda