EDfow.com – Film Nyai Ahmad Dahlan yang disutradarai oleh Olla Atta Adonara, siap menghias layar lebar di Indonesia. Film yang akan rilis pada tanggal 24 Agustus 2017 mendatang ini, berkisah tentang Siti Walidah atau dikenal sebagai Nyai Ahmad Dahlan, tokoh emansipasi perempuan, istri dari pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan. Gala premier film Nyai Ahmad Dahlan yang berlangsung meriah ini diadakan di XXI Mall Panakukang Makassar, Senin (21/8/2017) malam.

Kemeriahan Gala Premier film ini sudah terasa sejak pukul 17.00, saat pembukaan seremonial film  yang dihadiri sejumlah tokoh hadir diantaranya, ketua PW Muhammadiyah Sulsel Prof Ambo Asse, Ketua Aisyiyah PW Sulsel Nurhayati Asiz, ketua PW Muslimat NU Sulsel Majdah M Zain, Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Karaeng Kio, Rektor Unismuh Makassar Dr Abdul Rahman Rahim, Ketua BPH Muhammadiyah Saiful Saleh dan Sekretaris Muhammadiyah Prof Haedar Akib.

Film yang mengambil lokasi syuting di Yogyakarta pada bulan April lalu ini, dibintangi oleh Tika Bravani sebagai Nyai Ahmad Dahlan, David Chalik sebagai Kyai Ahmad Dahlan, Cok Simbara, Della Puspita, Rara Nawangsih, Egi Fedly, Malvino Fajaro dan Inne Azri.

Sementara itu, Olla Ata Adonara mengungkapkan, dalam penggarapan film Nyai Ahmad Dahlan ini sangat tidaklah mudah.

“1 tahun kita melakukan riset dan eksekusi 20 hari. Kemudian bagaimana kita berhasil membungkus film ini dan tetap pertahankan image dan nilai-nilai Muhammadiyah”, ungkapnya.

Hadir pula Egi Fedly sebagai aktor pendukung dalam film Nyai Ahmad Dahlan yang mengungkapkan suka dukanya selama menjalani syuting film tersebut.

“Alhamdulillah proses syuting berjalan lancar walau pun banyak tantangan berat yang kita hadapi namun benar, proses tidak akan mengkhianati hasil,” ungkap actor senior itu.

Ketua PW Muhammadiyah Sulsel Prof Ambo Asse dan Ketua Aisyiyah PW Sulsel Nurhayati Asiz menilai bahwa film Nyai Ahmad Dahlan ini adalah film yang dapat menginspirasi perserikatan Aisyiyah utamanya pada wanita muslim di Indonesia.

“Semoga dengan adanya film tersebut, perserikatan Aisyiyah dan Muhammadiyah ikut terdorong untuk semakin mengembangkan organisasi ini,” tutur mereka.

Abdul Rahman Rahim selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, ikut berkomentar, “Dalam film ini, sosok inspiratif Nyai, membuat kami terkesan. Jadi penilaian kami dari pihak Unismuh, ini sangat Ok,” tanggapnya.

Film yang ditangani ‘Rumah produksi IRAS Film’ ini, mengajak kita terlibat dalam pengembangan Islam dan tentunya, 90 persen pemain dalam film ini adalah keluarga besar Kyai H. Ahmad Dahlan. Sangat menarik ditonton bersama keluarga apa lagi lembaga sensor sudah menyatakan bahwa ini tontonan aman bagi segala umur.

 

 

*AND

Bagikan:

Komentar Anda