EDfow.com – Jelang hari raya Idul Adha 1438 H, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Kota Makassar memulai pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban yang diperjualbelikan dalam wilayah Kota Makassar, Sabtu (26/8/2017).

Petugas pemeriksaan hewan kurban terbagi atas 5 tim yang menyebar di 14 kecamatan dan 1 tim laboratorium. Tahun ini Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar melibatkan 200 orang petugas yang terdiri dari 42 pertugas teknis peternakan DP2, 100 orang dari gabungan Program Pendidikan Dokter Hewan dan Program Studi Kedokteran Hewan Unhas, serta bantuan dari Perhimpunan Dokter Hewan (PPDH) Sulawesi Selatan dan Barat.

Tim ini akan melakukan pemeriksaan hewan kurban dalam dua tahap, yakni pemeriksaan Antemortem yaitu pemeriksaan fisik luar hewan sebelum dilakukan pemotongan, dan Postmortem, pemeriksaan bagian dalam hewan sesudah pemotongan.

Pemerikasaan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan menghilangkan keraguan terhadap hewan kurban yang akan dikurbankan, layak dan telah memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban. Adapun syarat yang harus dipenuhi adalah syarat menurut kesehatan hewan dan syarat berdasarkan syariat.

Kepala DPP Kota Makassar, Abd. Rahman Bando mengatakan pemeriksaan ini juga dilakukan guna memastikan hewan-hewan kurban tersebut terbebas dari penyakit menular.

Setiap satu ekor hewan kurban yang telah diperiksa dan dinyatakan layak akan diberikan satu Surat Keterangan Kesehatan Hewan Kurban (SKKHK) berwarna merah muda dan diberi tanda pada tanduknya dengan nomor sesuai SKKHK-nya. Sementara yang tidak layak tidak diberikan SKKHK.

Untuk proses pemeriksaan, juga dilakukan pengambilan sampel darah ternak secara acak, kemudian diperiksa di Laboraturium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) DPP Makassar dan di mobil Animal Care (Laboratorium Mobile).

“Jika pada hewan terdapat tanda-tanda mengidap penyakit, maka akan langsung mendapat penanganan atau tindakan berupa isolasi dan diberi pengobatan,” jelas Abd. Rahman Bando.

Selain kesehatan hewan secara medis, syarat hewan kurban yang layak seperti, sehat berdasarkan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihan atau pemeriksaan antemortem yang dilakukan oleh dokter hewan atau paramedis kesehatan hewan di bawah pengawasan dokter hewan, tidak cacat (pincang, buta, mengalami kerusakan telinga), cukup umur.

Selain menuju lokasi target pemeriksaan, tim juga menerima permintaan pemeriksaan dengan mengajukan permohonan pemeriksaan ke dinas.

Berikut rekapitulasi total pemeriksaan kesehatan hewan kurban 1438 H/2017 M. Hari I (pertama) 25 agustus 2017, terdapat 544 ekor sapi, yang layak kurban ada 483 ekor dan tidak layak 61 ekor, sedangkan 57 ekor tidak cukup umur, 2 ekor katarak dan 2 ekor cacat telinga.

AND*

The post DPP Kota Makassar Lakukan Pemeriksaan Kelayakan Hewan Kurban appeared first on EDfow.com.

Bagikan:

Komentar Anda