EDfow.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar (DKP), Sri Sulsilawati menjelaskan tentang program pemerintah kota yaitu Badan Usaha Lorong (BULo) dan program Panen Cabai Lorong Kita (Pacarita), Sabtu (26/8/2017).

Sri menyampaikan, program BULo adalah pembinaan kelompok tani lorong (poktarong) secara menyeluruh dan pada aspek budi daya, mulai dari penyemaian, pembibitan, pemeliharaan sampai pada masa panen tiba.

Tugas pokok DKP adalah menyediakan infrastruktur dasar untuk mendukung produksi melalui penyaluran media tanam, benih dan pupuk oleh pihak ketiga yang dimulai pada awal Mei 2017 kepada 500 poktarong dan rampung pada akhir Juni 2017.

Pada Agustus ini, mayarakat memanen 11.545 pohon, dan salah satu contohnya adalah poktarong Ballalompoa, Kelurahan Barombong, yang memanen sebanyak 1000 pohon cabai.

“Jumlah ini terus bertambah, sampai pada Oktober nanti, paling tidak sebanyak 171.473 pohon cabai siap panen, itu berdasarkan hasil monev  Agustus 2017, dan diperkirakan dari jumlah tetsebut dapat menghasilkan 171,473 kg atau 171,5 ton. Dengan perhitungan satu pohon menghasilkan cabai satu sampai satu setengah kg cabai dalam tiga kali panen.” jelas Sri.

Untuk memaksimalkan penyebaran informasi tentang teknis budi daya cabai di tingkat kelompok tani dan informasi produksi, Dinas Ketahanan Pangan melengkapi dengan peluncuran aplikasi Panen Cabai Lorong Kita (Pacarita).

“Dalam aplikasi itu masyarakat bisa mendapatkan informasi kondisi poktarong yang ada di setiap kecamatan, sehingga pemerintah setempat dengan mudah mengontrol,” pungkasnya.

AND*

The post Terkait Program BULo dan Pacarita, Begini Penjelasan Kadis Sulsilawati appeared first on EDfow.com.

Bagikan:

Komentar Anda