EDfow.com – Aktivis lingkungan Kota Makassar, Sulawesi Selatan memprotes baliho bakal calon Wali Kota Makassar yang dipasang di pohon pelindung sepanjang jalan AP Pettarani. Sebab, tindakan itu bisa merusak pohon dan pemandangan.

Ketua Forum Komunitas Hijau Kota Makassar, Ahmad Yusran bereaksi setelah melihat baliho Rusdin Abdullah (rudal) salah satu bakal calon Wali Kota Makassar yang terpasang di pohon di AP Pettarani dengan cara memakui, Jumat (8/9/2017) pagi tadi.

Yusran mengatakan, apapun alasannya dan siapa pun orangnya, tidak boleh memasang apalagi memaku baliho di pohon pelindung.

“Sekali lagi saya tegaskan tidak ada alasan dan tidak boleh ada baliho yang terpaku di pohon. Itu merusak lingkungan dan pohon itu sendiri,” kata Ahmad Yusran, pagi ini.

Yusran yang juga Ketua Badan Lingkungan MPW Pemuda Pancasila Sulsel mengatakan seharusnya semua pihak bisa sama-sama menjaga lingkungan dan estetika kota.

“Karena ini bukan hanya tugas pemerintah tapi tugas kita semua menjaga kota ini dengan memberikan pendidikan lingkungan. Karena tumbuhan ini seperti manusia yang ingin tumbuh. Pohon ini penyumbang Oksigen kota,” sambungnya.

Yusran berharap Dinas terkait harus peka dan bergerak cepat agar Makassar tidak mundur oleh oknum yang merusak estetika. “Kami akan melakukan aksi dan membantu mencabut jika ini dibiarkan,” tegasnya.

Namun tidak lama berselang, sejumlah petugas telah mencabut baliho tersebut, Jumat (8/9/2017).

 

Enk*

Bagikan:

Komentar Anda