LiputanUATAM.com – Salah satu program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar “Smart Parking” atau yang dikenal dengan parkir online, akan diberlakukan pada Oktober mendatang.

Lebih dari sepekan, Direktur Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya, Irianto Ahmad telah melakukan survei pemetaan wilayah titik-titik parkir yang dimungkinkan akan diberlakukan progres Smart Parking.

“Langsung lanjut pasca F8, tadi mulai survei titik-titik di kota ini. Nanti titik ini saya sudah arahkan tim untuk membagi kepada tiga daerah klasifikasinya, daerah padat, sedang dan tidak padat,” ungkapnya, Kamis (14/9/2017).

Penerapan Smart Parking metode online, Anton  menjelaskan, tujuan dilakukan survei untuk menentukan efektivitas titik parkiran dan demi memberikan kesejahteraan terhadap seluruh juru parkir (jukir).

Hasil survei lokasi pun ke depan rencananya akan ada penggabungan wilayah antara daerah sedang dan tidak padat kendaraan.

“Sementara untuk penarikan tarif kepada pengguna jasa parkir tetap diupayakan biaya normal. Untuk kendaraan roda dua (motor) tetap Rp1.000 dan roda empat (mobil) Rp2.000,” jelas Anton.

Saat ini, pelayanan jasa oleh jukir sudah dilengkapi dengan satu set alat berupa handphone android dan printer. Kerja-kerja sistem online ini di antaranya, jukir cukup mengambil gambar kendaraan melalui android dan secara otomatis akan keluar struk parkir melalui printer.

“Pembayaran oleh pengguna parkir yang dibayarkan ke Jukir akan kembali dibelikan voucer untuk men-top up (isi ulang) HP jika uang elektronik di dalamnya sudah habis oleh petugas pengawas PD Parkir yang berjaga,” terang Anto.

Dengan demikian, progres Smart Parking ini nantinya tidak ada lagi transaksi parkir secara tunai ditemukan, namun semua cashless.

AND*

The post Oktober, Smart Parking Akan Berlaku di Makassar appeared first on EDfow.com.

Bagikan:

Komentar Anda