EDfow.com – Dosen Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), A. Masnilawati SST., M.Kes menjelaskan, nyeri haid dapat muncul karena beberapa faktor, yaitu stress, hormon, alergi, siklus haid yang tidak teratur, status gizi dan tingginya kadar produksi prostaglandin.

Haid atau mestruasi adalah siklus bulanan wanita, berupa keluarnya darah dari rahim setelah ovulasi secara berkala. Ini disebabkan terlepasnya lapisan endometrium rahim atau lapisan dinding rahim yang meluruh.

“Prostaglandin muncul karena adanya penumpukan lemak pospolifid, enzim, dan asam arakidonat (lemak), lalu kemudian muncul kontraksi sehingga terjadi penyempitan pembuluh darah. Oksigen dalam uterus berkurang dan jadilah nyeri,” ujarnya, Selasa (19/9/2017).

Hasil penelitian yang dilakukan dosen ilmu gizi ini ternyata vitamin E mampu mengurangi nyeri haid.

“Vitamin E yang selama ini dikenal sebagai antioksidan terbukti mampu mengurangi nyeri haid. Penelitian yang saya lakukan kemarin, memberikan 5 kapsul vitamin E kepada remaja wanita, dan berhasil mengurangi nyeri sesuai dengan skala yang sudah saya tentukan,” paparnya.

Ia menyarankan agar perempuan yang merasakan nyeri haid untuk menghindari minuman pereda nyeri haid yang beredar di pasaran.

“Saya tidak merekomendasikan untuk mengkonsumsi minuman pereda nyeri haid yang ada di pasaran. Ditakutkan adalah pengawetnya,” jelasnya.

Guna mengurangi nyeri haid, Nila menyarankan agar perempuan bisa menghindari stress dan menjaga pola hidup sehat.

 

ANT*

Bagikan:

Komentar Anda