EDfow.com,- Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate diketahui baru saja dimekarkan pada bulan Desember 2016 yang lalu. Sebagai wilayah pemerintahan yang baru, tentunya diperlukan sikap proaktif dari perangkat pemerintah itu, untuk mensosialisasikan keberadaanya pada masyarakat.

Lurah Bontoduri, Bakhtiar Bahar mengatakan, untuk mensosilisasikan kebijakan pemekaran wilayah tersebut, ia aktif blusukan ke tempat warganya. Ia mengatakan langkah itu ia lakukan untuk mengenal karakter masyarakat yang di pimpinnya.

“Diawal-awal saya sering ke tempat-tempat warga pendekatan, tapi saya hanya pakai biasa bukan dinas. Nanti ada RT/RW yang sapa saya baru warga tahu kalau saya lurah,” ungkapnya kepada EDfow.com, Selasa (25/09/2017).

Setiap blusukan, ia mengaku selalu bertanya pendapat dan masukan warga terkait jalannya pemerintahan Bonto Duri kedepan.

“Jadi langkah awal itu, pendekatan persuasif seperti itu. Karena kalau kita mau datang langsun dengan pakaian dinas kan simpati masyarakat susah kita dapat. Apalagi kondisi warga kami masih banuak yang rendah pendidikannya,” ungkapnya.

Setelah sering blusukan kewarga-warga, ia mengaku partisipasi masyarakat untuk berperan serta dalam pembangunan dan untuk menjalankan program program pemerintah semakin meningkat.

“Alhamdulilah partisipasi masyarakat sudah semakin bagus, seperti mereka sudah rajin untuk kerja bakti. Tapi kalau masalah infrastruktir kami memang belum maksimal, lagipula baru sembilan bulan,” pungakasnya.

RSM

The post Blusukan Lurah Bonto Duri, Dari Pengenalan Kelurahan Baru Hingga Sosialisasi Program appeared first on EDfow.com.

Bagikan:

Komentar Anda