EDfow.com – Kerusakan lingkungan adalah realitas kontemporer yang kita rasakan akibat menurunnya daya dukung lingkungan. Eksploitasi besar-besaran pada sumber daya alam ditambah tekanan ledakan penduduk dunia menjadi faktor utama terjadinya degradasi lingkungan. Kondisi ini bukan hanya mengancam kita di era sekarang tetapi akan mejadi warisan bencana bagi generasi di masa depan.

Menyadari betapa krusialnya permasalahan lingkungan yang kita hadapi, PBB pada medio Juni 1972 menginisiasi pertemuan tingkat dunia bertempat di Stockholm, Swedia. Konferensi ini membahas masalah lingkungan untuk mencari platform dasar dalam rangka menyelamatkan bumi dari kerusakan yang lebih massif.

Inilah konferensi tingkat dunia pertama yang memfokuskan diri pada isu lingkungan. Paradigma lama tentang lingkungan yang dipandang hanya sebagai objek eksplorasi manusia kini perlahan berubah, Antroposentrisme menuju Ekosentrisme.

Antroposentrisme adalah teori etika lingkungan yang memandang manusia sebagai pusat dari sistem alam semesta. Manusia dan kepentingannya dianggap yang paling menentukan dalam tatanan ekosistem dan dalam kebijakan yang diambil dalam kaitannya dengan alam, baik secara langsung atau tidak langsung. Nilai tertinggi adalah manusia dan kepentingannya.

Bagikan:

Komentar Anda