EDfow.com – Salah satu poin yang tertuang di dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 72 Tahun 2016 tentang RT/RW yakni bagi Ketua RT/RW tidak boleh rangkap jabatan atau menjadi pengurus di partai politik.

Terkait hal itu, Lurah Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Wahyu Rasyid Azis akan terus memantau RT/RW yang terlibat di partai politik.

“Yang jelas di Perwali Nomor 72 Tahun 2016 dan Permendagri Nomor 5 Tahun 2007 yang mengamanahkan pengurus lembaga kemasyarakatan tidak boleh rangkap jabatan,” jelas Wahyu Rasyid Azis kepada Liputan Utama, Kamis (28/09/2017).

Menurut Wahyu, hingga detik ini pihaknya terus lakukan verifikasi sehingga hal tersebut selalu terpantau dan belum menemukan adanya RT/RW yang terlibat dalam kepengurusan parpol atau rangkap jabatan.

“Kami selalu jalin keakraban dengan RT/RW, sehingga kita bisa tahu apakah beliau terlibat di parpol atau tidak. Sejauh ini RT/RW se-Kelurahan Sudiang Raya saya perhatikan tidak ada yang rangkap jabatan,” tegasnya.

Wahyu kembali menegaskan bahwa siapa saja RT/RW yang terlibat partai politik dan rangkap jabatan dipastikan akan diberi sanksi pencopotan sebagai RT/RW.

“Kalau ada saksi dan terbukti langsung, saya buatkan SK pemberhentian, dan suara tertinggi kedua pada pilkara lalu yang akan menggantikannya,” terangnya.

Ia berharap Kota Makassar dapat maju dengan mengedepankan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah tanpa harus menerobos aturan-aturan tersebut.

“Ini untuk kota kita. Kita harus berkomitmen. Dimulai dari hal yang kecil,” tutupnya.

HND*

The post Pantau RT/RW yang Rangkap Jabatan, Lurah Sudiang: Jika Terbukti Akan Dicopot appeared first on EDfow.com.

Bagikan:

Komentar Anda