EDfow.com – Pemerintah Kelurahan Bonto Duri, Kecamatan Tamalate, menyelenggarakan pengajian lorong di RT 06/RW 02, Sabtu (30/09/2017).

Lurah Bontoduri, Bakhtiar Bahar mengatakan tujuan dari kegiatan ngaji di lorong (Ngajirong) ini untuk memberikan pemahaman mental dan spiritual kepada warga. Kegiatan ini juga jadi wadah untuk menyosialisasikan program Pemerintah Kota Makassar.

“Memberikan pemahaman kepada masyarakat masalah keagamaan dan memberikan informasi tentang program-program pemerintah,” ujar Bakhtiar kepada Liputan Utama.

Ia mengaku antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Untuk itu, dia berharap agar program ini akan terus dapat dilaksanakan di wilayahnya.

“Warga yang hadir 123 orang, sesuai daftar hadir yang diedarkan oleh Ketua RT 6. Alhamdullilah, masyarakat berharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan bukan cuman di masjid tapi juga di lorong-lorong,” ungkapnya.

Bakhtiar mengatakan, selepas pengajian lorong mereka melanjutkan diskusi untuk bertukar pendapat terkait pembangunan di kelurahan tersebut.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Moh. Ramdhan Pomanto, konsen mengarahkan pembangunan dari lorong.

Banyak kebijakan pembangunan dari lorong yang lahir dari Wali Kota berlatar belakang arsitek itu, seperti Badan Usaha Lorong (Bulo), Lorong Garden (Longgar), Singarana Lorong’ta dan Perpustakaan Lorong, Pengajian Lorong dan Akgolo Lorong (Golorong).

RSM*

The post Kelurahan Bontoduri, Dari Ngajirong Hingga Diskusi Pembangunan appeared first on EDfow.com.

Powered by WPeMatico

Bagikan:

Komentar Anda