EDfow.com – 43 hotel, Restaurant dan tempat hiburan yang merupakan Representasi pembayar pajak paling besar di Kota Makassar diundang Khusus untuk menghadiri Rapat Panitia Khusus (Pansus) Pajak Daerah di Ruangan Banggar DPRD Kota Makassar, Selasa (03/10/2017).

“Dari data yang dimiliki Bapenda, 43 hotel, restorant dan tempat hiburan ini merupakan representasi dari seluruh pembayar pajak yang ada di makassar. Jadi kita semua ini adalah pembayar pajak paling besar di makassar,” ungkap Ketua Pansus Pajak Daerah Rahman Pina, Selasa (03/10/2017).

Dari pembahasan yang terjadi didalam rapat, para pemilik hotel yang hotelnya juga memiliki tempat hiburan menginginkan pajak hiburan dirutunkan.

Namun, legislator fraksi golkar ini mengungkapkan bahwa itu baru sebatas usulan di dalam rapat saja. Kelanjutannya masih melihat mengenai bagaimana efektifnya pajak hiburan tersebut selama tidak bertentangan dengan undang-undang.

“Itu usulannya diturunkan, tetapi kita belum sampai pada keputusan itu. Kita akan liat, apakah memungkinkan diturunkan, kita pertahankan atau bahkan dinaikkan,” pungkasnya.

“Kalau mudaratnya lebih banyak, ya kenapa tidak kita naikkan. Tergantung juga seluruh teman-teman di pansus apakah siap kita naikkan atau tidak. Sepanjang tidak bertentangan dengan undang-undang,” lanjutnya.

Diketahui, hingga saat ini pajak tempat hiburan sebesar 75 persen. Sehingga menurutnya, nanti itu bisa disesuaikan dengan usaha dan hasil rapat pansus.

AIN

Bagikan:

Komentar Anda