EDfow.com – Selain terkenal sebagai gerbang perdagangan di Indonesia Timur, Kota Makassar sejak Maret 2017 lalu telah menyandang predikat sebagai kota wisata kuliner. setelah mendapatkan pengakuan secara resmi dari Kementerian Republik Indonesia, Vita Datau Messak.

Salah satu dari 10 kuliner Kota Makassar yang telah dipatenkan oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar adalah Sop Saudara. Sop saudara adalah makanan daging berkuah yang berasal dari Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Dikutip dari Wikipedia. Rabu, (4/10/2017) Konon kuliner khas Kota Daeng ini, sebagai julukan Kota Makassar diracik pertama kali oleh H. Dollahi pada era tahun 1957- an, sekitar lebih dari 6 dekade yang lalu.

Cukup lama bukan? Maka wajar saja jika kuliner satu ini masuk dalam daftar galery kuliner khas Kota Makassar. Musabab eksistensi warisan leluhur ini masih tetap terjaga hingga saat ini dan tetap menjadi kuliner andalan bagi para penikmat kuliner yang datang dari pelbagai penjuru Kota dunia.

Lantas apa hubungannya dengan Coto Paraikatte? Setelah red. Liputan Utama. com menelusurinya, rupanya, H. Dollahi memberi nama racikannya tersebut dengan Sop Saudara lantaran terinspirasi dari nama Coto Paraikatte yang dicetuskan pertama kali oleh H. Subair, penemu racikan Coto Makassar yang juga merupakan salah satu bancakan kuliner Kota Makassar yang masuk dalam daftar galery kuliner kota Makassar.

Parakatte berarti “sesama kita” bermakna sama dengan Saudara. Memilih nama Sop Saudara bukan tanpa alasan. Konon, kata ini merupakan ungkapan kedekatan kepada para pelanggan Sop Saudara yang bertandang ke warungnya. Agar para pelanggan merasa bersaudara dengan pemilik, pelayan dan para penikmat kuliner yang bertandang.

Sop Saudara sendiri katanya merupakan penegasan dari “Saya Orang Pangkep” Saudara yang menujukkan bahwa penemu racikan makanan berkuah daging ini berasal dari Kabupaten Pangkep, sebagaimana asal H. Dollahi yang berasal dari Kota Kepulauan, julukan Kabupaten Pangkep.

Kedua makanan berkuah ini sebenarnya berkakak-adik saja namun, tidak begitu serupa. Sama-sama makanan dari olahan daging dan bumbu yang hampir sama yakni merica, lengkuas, ketumbar, bawang merah dan bawang putih sebagai rempah-rempah khas yang menjadikan cita rasa kuliner Makassar berbeda dengan kuliner kota lainnya.

Coto Makassar biasanya dihidangkan dengan ketupat sementara Sop Saudara justru dihidangkan dengan nasi putih dan ikan bakar bandeng yang kerap membuat para penikmatnya terpantik untuk mencicipinya. Nah buat yang belum pernah mencicipi Sop Saudara salah satu kuliner khas kota makassar ini, tak perlu khawatir pasalnya di Kota Makassar dan beberapa kota lainnya warung Sop Saudara telah banyak bertebaran.

 

ASM*

Bagikan:

Komentar Anda