EDfow.com – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto menjelaskan tentang penurunan Dana Alokasi Umum (DAU) tentang jawaban Wali Kota Makassar terhadap Ranperda APBD TA 2017, di Ruang Paripurna DPRD Kota Makassar, Selasa (10/10/2017).

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2016 tentang APBN Tahun 2017 pada pasal 11 ayat 10 disampaikan, bahwa pengalokasian DAU bersifat dinamis dan tidak bersifat final, sehingga besaran DAU per daerah dan realisasi penyalurannya akan mengikuti dinamisasi perkembangan Penerimaan Dalam Negeri (PDN) Netto.”

Dalam artian, besaran DAU Kota Makassar merupakan kebijakan nasional. Yang apabila PDN Nettonya (selisih antara penerimaan pembiayaan setelah dikurangi pengeluaran dalam periode tahun anggaran tertentu), maka pagu (batas tertinggi) DAU nasional akan naik dan alokasi per daerah akan bertambah.

Sehingga, menurutnya Kota Makassar perlu untuk terus meningkatkan PAD agar Kota Makassar dapat terus menjalankan program pemerintahnya.

“Jadi, kita tergantung pusat, kalau DAU pusat turun kita juga turun. makanya kita perkuat struktur PAD karena hanya PAD itu yang bisa kita pakai,” pungkasnya.

Diketahui, sesuai data yang diberikan Pemerintah Kota Makassar berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2017 tentang Perubahan APBN TA 2017 disampaikan bahwa pada APBN Perubahan alokasi DAU Kota Makassar sebesar Rp1,30 triliun lebih, jika dibandingkan pada APBN Pokok TA 2017 Rp1,32 triliun lebih atau menurun sebesar 1,76 persen.

AIN*

The post Soal DAU Kota Makassar yang Turun, Danny: Kalau DAU Pusat Turun, Kita Juga Turun appeared first on EDfow.com.

Powered by EDfow.com

Bagikan:

Komentar Anda