EDfow.com – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Adwi Awan Umar menuturkan, setelah pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan TA 2017 pada 27 Oktober mendatang, anggota DPRD belum mendapatkan gajinya selama 3 bulan terhitung sejak bulan oktober.

Menurutnya, gaji dewan yang tertunda itu karena saat ini Badan Anggaran (Banggar) masih melaksanakan rapat. Dimana gaji dewan tersebut akan dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan TA 2017.

“Kita akan tetap bayarkan gajinya bersama dengan tunjangannya, yang hitungannya mulai dari bulan Oktober,” ungkapnya, di Gedung DPRD Kota Makassar, Jumat (13/10/2017).

Salah satunya adalah tunjangan transportasi yang nantinya akan dihitung apakah akan dihitung dari penggunaan bahan bakar setiap hari atau setiap bulannya. “Nanti kita lihat hitungannya, apakah per bulan atau per hari,” tuturnya.

Oleh karena itu, setelah adanya tunjangan transportasi yang akan diberikan kepada dewan, maka pihaknya tidak akan lagi menganggarkan untuk pembelian BBM.

Sehingga dari akumulasi gaji pokok dan tunjangan yang akan diterima dewan senilai Rp50 juta setiap bulannya yang akan dibayar langsung selama 3 bulan setelah pembahasan APBD Perubahan TA 2017.

“Kalau kita hitung-hitung mungkin sekitar Rp50 juta per bulan,” pungkasnya.

Diketahui, tunjangan yang akan diterima oleh dewan ini sesuai dengan PP Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

Dimana di dalamnya menjelaskan bahwa seluruh anggota DPRD kecuali pimpinan tidak lagi menggunakan Kendaraan Dinas (Randis). Namun, akan diberikan tunjangan transportasi.

AIN

The post Tidak Gajian 3 Bulan, Dewan Siap Nanti Rp 50 Juta per Bulan appeared first on EDfow.com.

Powered by EDfow.com

Bagikan:

Komentar Anda