EDfow.com – Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Fasruddin Rusli mengungkapkan, selama ini dirinya sering mendapatkan laporan adanya Pungutan Liar (Pungli) yang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), pada saat Rapat Banggar, Sabtu (14/10/2017).

Pungli yang ditemukan berupa adanya pungutan minimal sebesar Rp100 ribu yang diwajibkan bagi warga yang ingin mengurus blanko KTP.

“Banyak masukan dari RT dan RW, katanya ada pemungutan untuk pengambilan dan pembuatan blanko KTP. Kalau tidak ada pembayaran administrasi itu lambat pengurusan. Tapi kalau ada di atas Rp100 ribu itu semakin cepat,” beber Acil sapaan akrabnya.

Lanjutnya, hal ini harus ditindaki dengan serius oleh pihak catatan sipil (Capil). Dikarenakan bukan hanya 1 atau 2 orang yang melaporkan kejadian ini.

Selain itu, ditakutkan hal ini juga akan berimbas kepada dinas-dinas yang lain yang akan melakukan hal yang sama.

“Mungkin kita tidak tau bu’, tapi stafta’ bagaimana. Karena bukan cuman 1 atau 2 orang laporkan. Takutnya, ini akan berimbas kepada dinas yang lain,” tuturnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Catatan Sipil Nielma Palamba menuturkan akan memperhatikan dan melakukan pengecekan kebenarannya kepada staf-staf yang bersangkutan.

“Nanti saya periksa sta-staf saya pak,” pungkasnya.

AIN

The post Dewan Temukan Pungli Pada Pengurusan Blanko KTP di Capil appeared first on EDfow.com.

Powered by EDfow.com

Bagikan:

Komentar Anda