EDfow.com – Onde-onde adalah kue tradisional berbentuk bulat yang dibuat dari tepung beras dan tepung ketan. Di Kota Makassar kue tradisional ini berisi gula merah dan di luarnya dibaluri dengan parutan kelapa muda, Senin (16/10/2017).

Kue tradisional ini tak hanya terkenal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, juga terkenal seantero Indonesia bahkan mancanegara, namanya pun untuk tiap daerah dan negara berbeda-beda. Di Pulau Jawa kue tradisional ini dikenal dengan Klepon, sementara orang Bugis menyebutnya Onde-onde dan Umba-umba untuk suku Makassar.

Beda lagi di Tiongkok, kue ini biasa disebut dengan Matuan atau Ma Yuan bergantung daerah tertentu di Tiongkok, sementara di Malaysia disebut dengan Kuih Bom biasanya diisi dengan kelapa manis atau kacang merah.

Di Vietnam, makanan ini dikenal sebagai Banh Cam, di daerah Vietnam Selatan dan Banh Ran di daerah Vietnam Utara. Banh Ran diberi pengharum bunga melati. Isinya biasanya lebih kering dari Onde-onde pada umumnya berupa pasta kacang hijau manis. Di Filipina, Onde-onde disebut Butsi.

Kue ini biasanya ditemui pada hajatan tertentu, misalnya pernikahan. Merupakan makanan yang wajib ada, dan menjadi salah satu kue tradisional dalam paket erang-erang (seserahan).

Di Kota Makassar asal kata Umba-umba adalah ammumba (muncul/nampak). Dalam proses pembuatannya, umba-umba yang belum matang akan berada di dasar panci sementara yang matang akan naik ke permukaan, inilah yang disebut ammumba.

Umba-umba ini mengandung makna agar hal-hal yang baik akan tampak dalam kehidupan bergantung pada syukuran yang dirayakan. Cita rasanya sangat enak, dan ada sensasi tersendiri saat menikmati panganan ini. Sensasi gula merah/gula jawa yang lumer saat dikunyah itu sangat enak banget.

 

ASM

Bagikan:

Komentar Anda