EDfow.com – Setelah adanya aksi demontrasi yang dilakukan Juru Parkir di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, akhirnya Komisi B yang merupakan bidang yang menaungi Perusahaan Daerah (PD) Parkir melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PD Parkir di Ruangan Komisi B, Rabu (18/10/2017).

Dalam RDP ini membahas terkait keluhan Jukir yang merasa dengan adanya Smart Parking hal itu mengambil lahan kerja mereka.

Anggota Komisi B Hasanuddin Leo yang juga hadir dalam rapat tersebut mengutarakan pengadaan Smart Parking ini merupakan bagian dari penertiban adanya pungutan liar yang selama ini dikeluarkan masyarakat.

“Apa yang dilakukan PD Parkir itu memang untuk menertibkan pungutan yang tidak rasional dan juga store parking itu sudah sangat positif karena kendaraan yang hilang akan dia ganti karena diasuransikan,” ungkapnya saat dikonfirmasi setelah rapat.

Dengan adanya asuransi tersebut, sehingga tarif parkir nantinya juga akan disesuaikan dengan fasilitas yang diberikan oleh Jukir. Seperti untuk tarif kendaraan bermotor dari tarif Rp1.000 yang dikeluarkan PD Parkir nantinya akan naik menjadi Rp 3.000.

Selain itu, dengan adanya Smart Parking ini akan mengurangi kebocoran yang terjadi. Karena setiap kendaraan yang masuk akan difoto yang kemudian tersambung langsung kepada PD Parkir.

Dengan begitu, pihak PD Parkir lebih mudah untuk menghitung berapa jumlah kendaraan yang masuk.

“Sehingga akan dengan mudah dapat diketahui bahwa kendaraan yang masuk di titik itu. Tapi ini kan baru uji coba, beberapa titik,” pungkasnya.

AIN

The post Menurut Dewan, Adanya Smart Parking Dapat Mengurangi Kebocoran appeared first on EDfow.com.

Powered by EDfow.com

Bagikan:

Komentar Anda