LiputanUITAMA.com- Memiliki wajah yang putih dan bersinar adalah dambaan setiap perempuan maupun laki-laki. Beragam cara pun, dilakukan demi mendapatkan wajah yang bersih dan bersinar. Mulai dengan pergi ke salon, klinik kecantikan, atau bahkan menggunakan kosmetik ilegal demi menghasilkan wajah yang putih secara instan.

Para pengguna bahkan tak menghiraukan kandungan kosmetik yang dipakainya. Menurut  salah seorang dokter kecantikan, dr. Destiana Setyosunu, penggunan produk kosmetik pemutih tanpa pengawasan dokter rentan mengalami efek samping lokal dan sistemik dari yang sangat ringan maupun berat, Selasa (31/10/2017).

“Produk perawatan kecantikan yang tergolong instan biasanya ditemui pada produk-produk pemutih, pengelupas kulit dan chemical peeling. Kulit sehat dan cantik bukan didapat dengan cara instan tetapi dengan perawatan,” tuturnya.

Destiana menambahkan kulit perempuan Indonesia tidak akan pernah seputih perempuan Negeri Sakura. Karena pada dasarnya, melanin atau zat warna kulit yang ada dalam tubuh perempuan Asia sudah cukup banyak.

Sehingga jika terjadi  proses pemutihan maka pigmen kulit yang seharusnya bisa menjadi penolak sinar matahari akan berkurang dan hasilnya justru timbul flek di wajah. Efek samping pengelupasan baik dengan alat maupun krim memang memberikan hasil instan namun sekali lepas, wajah akan kembali hitam, bengkak, timbul bintik-bintik, dan jerawat ganas.

ASM

Bagikan:

Komentar Anda