EDfow.com– Pasca pemerintah menetapkan registrasi ulang kartu seluler prabayar, sejumlah pertanyaan bermunculan  dikalangan masyarakat. Apalagi  dengan banyaknya isu hoaks yang  beredar  terkait kebijakan pemerintah tersebut. Akibatnya,  kebijakan pemerintah tersebut pun menuai kebingungan.

Menjawab kebingungan masyarakat tersebut seperti yang sampaikan staf khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika, Danrivanto Budhijanto melalui Kompas TV, Jumat (03/11/2017) Registrasi ulang kartu seluler prabayar dilakukan semata untuk melindungi para pengguna dan menjaga kenyamana, bukan kepentingan lain.

“Registrasi  ulang kartu ini kita lakukan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat, masih ingat dengan kasus sedot pulsa? Baru beli sesat, pulsa kita tiba-tiba hilang.  Inilah pentingnya registrasi kartu dengan data yang valid agar Kominfo dapat dengan mudah melacak siapa pengirim SMS atau yang mengambil pulsa kita, ”Jelasnya.

Ia juga menambahkan, kenapa regitrasi ini penting? Karena zaman anak-anak sekarang sudah semakin berkembang,  zaman sudah berganti dari zaman Homoerektus ke zaman Homoinformatikus  (Bangun tidur ku cek status).  Sehingga dengan begitu,  perlu langkah untuk melindungi anak-anak.

Ia pun menjawab, terkait Mengapa perlu meregistrasi kartu dengan identitas yang begitu pribadi yakni  Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga. Yang dinilai, sebagain orang terlalu pribadi.

“Karena kita budaya masih berpikir, kalau kita memberikan data, datanya bersifat pengarsipan. Berbeda dengan data elektronik terdapat dua jenis data, yakni data security dan data enskripsi, jadi ada data yang bisa diakses tapi hanya bisa dibaca, ada data yang bisa dibaca tapi tidak bisa dimodifikasi itulah kenapa kita berintegrasi dengan Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil),” Jelas c.

Danrivanto Budhijanto ,menegaskan jangan memasukkan data selain NIK dan nomor KK, apabila ada  yang meminta data lain selain itu, jangan dipercaya! Termasuk permintaan memasukkan data Ibu Kandung, selain itu iya menambahkan nantinya juga Kominfo akan melakukan jemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah,  Car Free Day, ataupun  Kelurahan.

 

SM

 

Bagikan:

Komentar Anda