EDfow.com – Sesuai keputusan Rapat Badan Musyawarah (Bamus), Rapat Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar kembali dilaksanakan masih dengan agenda penyerasian antara hasil rapat komisi dan Banggar, di Ruangan Banggar DPRD Kota Makassar, Rabu (08/11/2017).

Rapat Banggar kembali dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali yang berlangsung sangat alot.

Ada 4 poin pembahasan yang menjadi perdebatan. yaitu kenaikan gaji honorer yang dinaikkan dari 550  ribu rupiah  perbulan menjadi 1 juta rupiah perbulan. Kenaikan gaji LPM dari 400 ribu rupiah menjadi 1juta rupiah, Imam Masjid dari 450 ribu rupiah menjadi 1 juta rupiah, Indeks Kepuasan publik yang awalnya terdapat di semua SKPD disatukan di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang).

“Ini sudah menjadi putusan dari banggar, terserah dari pemerintah kota makassar apakah ini mau dijalankan atau tidak,” ungkap Koordinator Banggar Adi Rasyid Ali.

Dari pengamatan EDfow.com, beberapa anggota DPRD Kota Makassar ada yang menginginkan keempat poin ini disahkan di APBD Perubahan dan ada yang menginginkan di APBD Pokok.

Seperti Rahman Pina dari Faksi Golkar menginginkan agar gaji honorer ini masukkan dalam batang tubuh APBD Perubahan, karena menurutnya gaji yang dimiliki pegawai honorer saat ini didapat mencukupi kebutuhan mereka saat ini.

“Tidak ada saat ini pak ketua, orang yang bisa hidup hanya dengan gaji 550ribu setiap bulan,” tukasnya.

Sementara, beberapa anggota lainnya menginginkan ini dianggarkan di APBD Pokok, karena gaji honorer ini masuk dalam harga satuan.

Sehingga, dengan alotnya perdebatan ini ARA sapaan akrabnya memutuskan untuk melakukan voting.

Dari hasil voting, 11 orang Anggota Banggar setuju anggaran guru honorer ini dimasukkan di APBD Perubahan, 9 orang yang menginginkan di APBD Pokok dan 2 lainnya abstain.

AIN

The post Rapat Banggar Disahkan Melalui Voting, Gaji Honorer Naik Jadi 1 Juta appeared first on EDfow.com.

Powered by EDfow.com

Bagikan:

Komentar Anda