EDfow.com – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Tenaga Kerja bersama Dewan Pengupahan telah menentukan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) sebesar 2.722.641 rupiah atau 8,71 persen.

Penetapan ini sesuai dengan hasil Rapat Pleno yang di laksanakan Kamis 09 November 2017, di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, Jalan A.P Pettarani.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar A. Irwan Bangsawan yang dikonfirmasi menjelaskan, kenaikan UMK ini dijalankan sesuai dengan mekanisme yang ada. Mengacu pada Peraturan Pemerintahan (PP) Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan.

Selain itu, ini juga mengacu pada kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Selatan sebesar 8,71, pertumbuhan ekonomi dan laju pertumbuhan penduduk secara nasional.

“Bersama dewan pengupahan UMK sepakat naik 8,71 persen, dari 2.504.500 menjadi 2.722.641 karena sesuai dengan PP 78 2015 tentang pengupahan. Yang kedua kenaikan UMP juga 8,71,” ungkapnya, Jum’at (10/11/2017).

Lanjutnya, setelah diputuskannya UMK maka dewan pengupahan akan bertemu Wali Kota Makassar untuk membawa berita acara kenaikan UMK. Yang kemudian akan diserahkan kepada Gubernur Sulawesi Selatan untuk di buatkan Surat Keputusan (SK).

“Januari 2018 nanti penerapannya, kemarin itu hanya bentuk berita acara. Dewan pengupahan akan menghadap kepada bapak wali kota untuk menyerahkan berita acaranya yang dibawa kepada gubernur dan untuk dibuatkan SK tentunya baru bisa diterapkan,” pungkasnya.

AIN

Bagikan:

Komentar Anda