EDfow.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, mengalami defisit anggaran berkisar 9 Triliun Rupiah pada tahun ini. Kamis (16/11/2016)

Puan maharani selaku Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Menuturkan “Cukai rokok yang ada di daerah bisa kami lakukan untuk mengantisipasi defisit BPJS ke depan, sehingga peran pemda ke depan juga bisa turut aktif tidak hanya melakukan preventif dan promotif saja, hingga uang di pemda bisa juga melakukan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dalam rapat kordinasi yang berlangsung di kantor Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, juga hadir Menteri keuangan sri Mulyani, Menteri PPN/kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro, dan Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris.

Puan juga menuturkan, defisit yang dialami BPJS dari tahun ke tahun agar tidak berlarut-larut, solusi yang bisa diambil untuk mengatasi hal tersebut salah satunya dengan prinsif gotong royong melalui cost sharing dengan pemerintah daerah.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menyatakan “kucuran dana dari cukai rokok bisa menjadi solusi untuk menekan defisit, opsi kucuran dana tersebut sudah ada landasan hukumnya,” Tutupnya.

JOH

Bagikan:

Komentar Anda