EDfow.com – Ada 54 buah botol kuno yang terbuat dari bahan keramik ditemukan dibawah lantai Puskesmas Kutoarjo Purworejo. Diduga botol ini merupakan botol mibnuman keras peninggalan jaman Belanda.

Ditemukan Selasa (21/11/2017) oleh tukang bangunan Kisyono, Warga Desa Paitan, Kecamatan Kemiri. Saat itu Kisyono bersama tukang lainnya membangun Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) di area parkir Puskesmas Kutoarjo.

Saat mencangkul, Kisyono merasakan cangkulnya mengenai benda keras pada kedalaman 60 cm. Karena dia penasaran, dia mencoba memanggil tukang lainnya untuk membantu menggali dengan hati-hati. Saat menemukannya, dikira sebuah pipa paralon atau bambu, ternyata merupakan sebuah tumpukan botol buko yang terbuat dari keramik.

“Tadinya saya kira hanya pipa paralon atau bambu, ternyata setelah digali lagi, itu botol-botol dari keramik. Susunannya waktu itu botolnya tertidur berjajar,” tutur Kisyono. Dikutip dari detikcom, Senin (27/11/2017).

Botol-botol yang telah diidentifikasi oleh tim Museum Sejarah Cagar Budaya Nilai Budaya dan Tradisional Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo.

Eko Riyanto Kasi Museum Sejarah Cagar Budaya Nilai Budaya Tradisional Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, mengatakan penemuan ini merupakan sebuah penemuan yang luar biasa, karena belum pernah ditemukan sebelumnya, botol dengan volume 1 liter di Purworejo.

“Ini penemuan yang luar biasa karena sebelumnya belum pernah ada temuan seperti ini. Kenapa masuk kategori benda cagar budaya karena terbuat dari keramik dan umurnya sudah sangat tua. Ada bukti tertulis yang terlihat pada botol itu dengan jelas yakni tahun 1793,” kata Eko.

Eko sendiri menduga botol-botol ini merupakan botol jaman kolonial Belanda, dan merupakan botol dari minuman keras yang berasal dari Belanda, karena pada botol tersebut tertulis bahasa Belanda dan terdapat nama kota seperti Amsterdam dan Rotterdam.

“Kemungkinan besar ini digunakan untuk tempat minuman keras pada jaman kolonial dulu,” tambahnyanya.

Bagikan:

Komentar Anda