EDfow.com – TII atau Transperency International Indonesia, telah memgeluarkan survei suap dan Makassar masuk dalam persentase terendah.

Menanggapi hal ini, Walikota Makassar, Danny Pomanto menyatakan ini merupakan bukti kinerja dan transparansi yang dilakukan di pemerintahannya.

“Alhamdulillah, ini adalah salah satu bukti nyata kerja transparansi pemerintah saat ini,” ungkapnya, Sabtu (25/11/2017).

Ada lima komponen yang digunakan dalam mengukur hal ini, yaitu prevalensi, korupsi, akuntabilitas publik, motivasi korupsi, dampak korupsi dan efektivitas pemberantasan korupsi, yang dikemukakan oleh Wawan Sujatmiko, Manajer Riset TII.

“Kota dengan persentase biaya suap terendah adalah Makassar sebesar 1,8 persen dari total biaya produksi, sedangkan kota dengan persentase suap tertinggi adalah Bandung sebesar 10,8 persen dari total biaya produksi,” jelas Wawan dalam pemaparan hasil surveinya di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2017) lalu.

Dalam hal ini ada beberapa kota di Indonesia yang menjadi pilihan, yaitu Jakarta Utara, Pontianak, Pekanbaru, Balikpapan, Banjarmasin, Padang, Manado, Surabaya, Semarang, Bandung, Makassar dan Medan.

Meski didapat hasil yang baik, Pemerintah Kota Makassar akan mempertahankan hal positif ini dan menjadikannya lebih baik.

The post Menjadi Kota Dengan Persentase Suap Terendah, Bukti Kepemimpinan Danny Pomanto. appeared first on EDfow.com.

Powered by EDfow.com

Bagikan:

Komentar Anda