EDfow.com – Kota Makassar yang kini menjadi kota metropolitan, dikenal dengan perkembangan smart citynya ternyata juga masih memiliki malasah pada kemacetan lalulintas.

Bahkan di tahun 2018 mendatang, Pemerintah kota Makassar akan membuat tol layang di Jalan AP Pettarani untuk mengatasi masalah tersebut.

Namun, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Mario Said mengungkapkan, pembuatan tol layang tidak serta merta dapat mengatasi kemacetan di kota Makassar.

Sebab, kata Mario, penyumbang kemacetan terbesar juga termasuk sistem perparkiran yang tidak teratur disetiap jalan-jalan protokol kota Makassar.

“Banyak hal yang butuh perhatian untuk mengatasi permasalahan kemacetan di kota Makassar. Semakin bertambahnya kendaraan pribadi masyarakat kita menjadi penyumbang kemacetan terbesar, belum lagi kondisi angkutan kota yang sangat memprihatinkan,” kata Mario, Sabtu (2/12/2017).

Mario menambahkan, perlu ada inovasi sistem transportasi untuk mengatasi hal itu, apalagi traffic Light yang berbasis teknologi di kota Makassar belum menjangkau seluruh titik-titik padat kendaraan.

“Diantara 41 traffic light yang ada di Kota Makassar, kita sudah punya 9 unit traffic digital control, angka itu masih minim dibandingkan dengan kapasitas kendaraan hari,” jelasnya

“Semoga permasalahan-permasalahan ini bisa menjadi perhatian Swedia untik mencari solusi untuk pengembangan kerjasama kedepan,” pungkas Mario

 

AND

Bagikan:

Komentar Anda