EDfow.com – Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto membuka sekaligus memberikan sambutan pada Penilaian atau evaluasi Peningkatan Peran Keluarga Menuju Ketahanan dan Kesejahteraan (P2K3) pada lokasi Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2KSS) di Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Jl. A.P Pettarani 2 Lorong 11, Rabu (6/12/2017).

Perlombaan P2K3 tingkat Provinsi tersebut digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sulawesi Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Danny sapaan akrab Walikota Makassar mengatakan kegiatan tersebut adalah kesekian kalinya dilakukan di Kota Makassar.

“Kebangkitan masyarakat Makassar terlihat dari digelarnya evaluasi P2K3 ini, utamanya pada kaum ibu,” kata Danny

Menurutnya, kaum perempuan di Kota Makassar sangat aktif, apalagi kata Danny, dari semua sisi kehidupan, keaktifan dan inisiasi para perempuan sangatlah kuat.

“Terlebih saya melihat Ketua PKK, wakil ketua PKK, Ketua Darma Wanita dan semua unsur perempuan itu sangat aktif. Maka tidak heran bila Makassar senantiasa menjadi bagian penting dari kompetisi P2K3 ini,” tutur Danny

Untuk itu, Walikota Danny pun mengaku bahwa pihaknya optimis, Kota Makassar dapat memenangkan lomba tersebut hingga ke tingkat nasional.

“P2K3 ini harus menjadi moment kita untuk membuktikan bahwa apa yang kita lakukan adalah hal-hal ril dan terencana serta berdasarkan inisiasi masyarakat,” pungkasnya

Sementara, Kepala Dinas PPPA Prov Sulsel, Murlina, mengatakan bahwa dari 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan, dianggap hanya 5 daerah yang dapat mewakili Sulawesi Selatan untuk masuk ke tahap penilaian.

“Diantaranya, Kabupaten Bone, Soppeng, Wajo, Kota Makassar dan Bulukumba,” papar Murlina

Murlina pun mengaku setemah mendengar laporan dan melihat lihat di sekitar penilaian, Kota Makassar sudah memenuhi 8 indikator dalam penilaian.

“Dan saya sangat salut di Kota Makassar memiliki budaya yang beda namun saya lihat dari lorong-lorong yang dibenahi bersama-sama, bergotong royong sekarang sudah indah, sekarang muncul pertanyaan dihati saya, apa sih kekurangan Danny Pomanto? hampir tidak ada dan siapa dibelakangnya? Tentunya istrinya Ibu Indira salaku ketua penggerak tim PKK Kota Makassar,” tutup Murlina.

 

AND

Bagikan:

Komentar Anda