EDfow.com – Diawali dari capturing issues menuju ke solusi, menjadi inovasi dan berbasis aplikasi. PASIKOLA salah satunya. Inovasi Angkutan Anak Sekolah yang hadir disaat kurangnya transportasi publik sekolah dan disaat bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang mencapai sekitar 1,5 juta kendaraan.

Hal tersebut dipaparkan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto saat menjadi Pembicara pada Asia Pacific Leaders Forum on Open Government yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Presiden bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Bappenas dengan mengangkat tema “Open Government for Inclusive Development” yang menghadirkan pejabat setingkat Menteri, Kepala Daerah, Organisasi Masyarakat Sipil, Sektor swasta, Media dan Mitra pembangunan yang berasal dari negara-negara di wilayah Asia Pasifik.

Dalam paparannya, Wali kota Danny pun menerangkan 100 inovasi Kota Makassar yang dimana berasal dari 50 SKPD Kota Makassar.

“Segala bentuk inovasi ini juga menjadi bagian dari pelibatan masyarakat baik itu bottom-up ataupun top-down dan di Pasikola betul-betul menghadirkan peranan orangtua murid, pelajar dan supir angkutan Pasikola itu sendiri dan dari pihak pemerintah,” terangnya

Alhasil kata Danny, PASIKOLA juga melahirkan aplikasi e-Nassami suatu aplikasi berbasis GPS untuk memantau rute a Pasikola. Dimana keseluruhan rangkaian solusi, inovasi dan aplikasi ini tentunya menjadi bagian baru dari birokrasi Pemerintah Kota Makassar.

“Pembangunan itu haruslah memberi manfaat dan dapat dirasakan merata oleh masyarakat. Membangun gedung- gedung tinggi hanya bisa dinikmati segelintir orang saja. Karena itu, kita perioritaskan menciptakan ruang yang nyaman bagi masyarakat terlebih dahulu dengan meningkatkan pelibatan masyarakat melalui solusi dan inovasi,” ujar Danny.

Selain Walikota Makassar, beberapa pembicara yang hadir antara lain Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, CEO Kotakita, Paulista Surjadi, CEO Innovation Lab, Anir Chowdhury dan Head ANSA-EAP, Redempto Parafina.

Diketahui, Asia Pacific Leaders Forum ini berhasil mengumpulkan 650 representatif dari seluruh sektor yang tergabung dalam kemitraan OGP lima negara lain dalam wilayah Asia Pasifik, Australia, Papua Nugini, Sri Lanka, Pakistan, Afghanistan dan Kirghiztan.

 

AND

Bagikan:

Komentar Anda