EDfow.com – Asisten I Pemerintah Kota Makassar, Muhammad Sabri, divonis bebas Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar dalam kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

“Membebaskan terdakwa dari segala tuntutan Jaksa Penuntut Umum, dan membeskan terdakwa dari tahanan,” kata majelis hakim Bonar Harianja saat membacakan putusan, Senin (18/12) kemarin.

Berbeda dengan dua terdakwa lainnya, Jayanti Ramli dan Rusdin, keduanya dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun dan denda serta subsider kurungan. Rusdin didenda Rp 250 juta subsider kurungan selama 1 bulan penjara.

Bahkan, hakim mengancam, jika dalam waktu 1 tahun bulan tidak membayar uang pengganti, maka harta benda Rusdin akan disita. Adapun Jayanti, didenda Rp 50 juta dan subsider kurungan 1 bulan.

Dalam pembacaan vonis itu, Bonar menyebutkan, Sabri hanya selaku fasilitator dan mediator dalam penyewaan lahan itu, dan sama sekali tidak terbukti melanggar peraturan perundang-undangan.

Surat yang dijadikan perjanjian sewa-menyewa bukan surat perjanjian dinas. Menurut Bonar, surat perjanjian tersebut dibuat serta dikeluarkan oleh kedua belah pihak yang melakukan perjanjian sewa menyewa.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum langsung menyatakan kasasi atas putusan hakim itu.

Bagikan:

Komentar Anda